istilah digital marketing
Juni 7, 2019

6 Istilah Digital Marketing yang Wajib Diketahui

By : Bizinsight

Di era teknologi ini, dunia digital merupakan ladang subur yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para pelaku bisnis dan perusahaan di berbagai indsutri. Salah satu kunci untuk memaksimalkan potensinya adalah dengan memiliki strategi pemasaran digital yang efisien dan cocok dengan bisnis perusahaan.

Namun, dunia pemasaran digital pun terus berkembang bersamaan dengan perkembangan teknologi yang pesat dalam beberapa tahun belakangan. Berbagai istilah-istilah baru pun bermunculan. Mau Anda seorang pemasar baru atau veteran, penting bagi Anda untuk terus mengikuti perkembangan dalam pemasaran digital agar tidak ketinggalan.

Sebagai permulaan, Anda bisa membaca 6 istilah digital marketing yang popular dan wajib diketahui dalam artikel ini.

Search Engine Optimization (SEO)

Istilah digital marketing pertama yang populer dan perlu diketahui adalah SEO atau search engine optimization. Istilah ini cukup familiar di dunia digital marketing. Pada dasarnya, SEO merupakan cara untuk memaksimalkan pencarian situs resmi mereka di beberapa situs search engine seperti Yahoo! atau Google.

Ada beragam jenis strategi di dalam penerapan SEO. Misalnya optimasi keyword atau kata kunci populer pada sebuah konten atau memaksimalkan tautan internal. SEO kini bisa dianggap sebagai salah satu elemen dalam pemasaran digital yang wajib dikembangkan oleh bisnis apabila ingin menguasai pasar digital.

Pay-per-Click (PPC)

Pernah mendengar istilah Pay Per Click? PPC merupakan salah satu strategi pemasaran digital untuk menambah jumlah pengunjung atau visitor kepada web kita dengan cara pemasangan kolom iklan di berbagai blok. Jasa pemasangan iklan ini memiliki hitungan yang menguntungkan, yaitu pembayaran untuk setiap kali orang melakukan klik pada iklan yang terpasang.

Cost-per-Click (CPC)

Istilah digital marketing berikutnya adalah Cost-per-Click (CPC) yang sebenarnya memiliki konsep sama dengan Pay-per-Click, yaitu pembayaran yang dihitung dari jumlah pengunjung yang melakukan klik. Bedanya, Pay-per-Click memakai iklan, sedangkan CPC menggunakan situs atau blog sebagai perhitungannya.

[Baca Juga: Mengenal Berbagai Istilah dalam Industri Video Digital]

Cost-per-Action (CPA)

Pernahkah kamu melakukan klik pada laman web tertentu, kemudian kamu diminta mencocokan gambar atau angka yang muncul? Jika ya, maka kamu membantu strategi Cost Per Action (CPA) dari jenis iklan tertentu. Sesuai namanya, istilah digital marketing ini meminta para pengunjung untuk melakukan sesuatu sebelum dihitung sebagai pembayaran.

Cost=per-Lead (CPL)

Sama halnya dengan CPA, Cost Per action (CPL) merupakan teknik digital marketing untuk mendapatkan data dan keuntungan melalui pelanggan. Hal yang membedakan CPL dan CPA adalah jenis perintah yang diberikan. CPA meminta pengunjung melakukan sebuah kegiatan seperti mencocokan dan memilih gambar, sedangkan CPA memerlukan pengunjung untuk mengisi formulir yang muncul.

[Baca Juga: Memulai Campaign dengan Programmatic Advertising]

Click Through Rate (CTR)

Click Through Rate (CTR) merupakan persentase yang menampilkan ringkasan mengenai jumlah pengunjung situs yang melihat atau melakukan klik pada iklan pada situs dan blog kita. Fungsi CTR sangat penting bagi pelaku bisnis dan perusahaan, karena dapat membantu pengambilan keputusan bisnis dengan menggunakan Analisa berdasarkan data yang dimiliki.

Itulah 6 istilah digital marketing populer yang perlu Anda ketahui ketika mulai terjun ke dunia pemasaran digital. Sebenarnya, masih ada banyak lagi istilah-istilah lainnya. Akan tetapi, enam istilah di atas sudah cukup untuk membantu Anda dalam berkomunikasi ketika merancang strategi bisnis pemasaran digital yang diperlukan oleh berbagai perusahaan di semua industri.