4 Kesalahan Fatal yang HARUS Dihindari dalam Pemilihan Influencer Marketing
September 23, 2019

4 Kekeliruan yang Harus Dihindari dalam Memilih Influencer Marketing

By : Bizinsight

Perkembangan teknologi menjadi pemicu utama dari evolusi yang terjadi dalam dunia iklan. Tidak hanya dari jenis platform yang dipakai, tetapi juga tren dari marketing itu sendiri. Promosi dengan metode konvensional seperti pemasangan iklan di media massa dan televisi pun perlahan mulai beralih. Belum lagi, kehadiran para influencer yang membuat variasi periklanan semakin beragam.

Influencer marketing telah menjadi tren yang pemasaran yang populer saat ini. Memasang iklan melalui influencer dapat memberikan kesan santai dan rupanya mampu menghasilkan dampak yang besar. Influencer kini dipertimbangkan sebagai salah satu pilihan utama saat sebuah brand ingin memasarkan produknya.

[Baca jugaTantangan Pemasaran dan Periklanan Digital di 2019]

Apalagi, kecenderungan orang-orang yang saat ini lebih percaya testimoni dari idolanya ketimbang kata-kata persuasif dalam iklan. Selain efektifitas dalam beriklan, memakai influencer marketing sebagai strategi pemasaran di era modern ini juga terbukti berdampak baik bagi brand awareness sebuah bisnis atau perusahaan.

Meski memiliki banyak manfaat, merencanakan strategi influencer marketing perlu perhitungan yang matang dan eksekusi yang tepat. Pasalnya, ada beragam faktor yang perlu diperhatikan agar sebuah brand tidak melakukan kesalahan fatal dalam menggunakan influencer sebagai media promosi mereka. Sekali saja salah langkah, maka dampaknya bisa menjadi bumerang bagi citra sebuah brand.

Kira-kira, apa saja kesalahan fatal yang harus dihindari dalam pemilihan influencer marketing?

Ketidakcocokan Citra Influencer dengan Nilai sebuah Brand

Bisa dibilang, pemilihan influencer merupakan hal paling krusial dalam influencer marketing karena dia secara langsung akan menjadi wajah dari brand tersebut. Kesalahan fatal yang harus dihindari dalam pemilihan influencer marketing adalah memilih influencer dengan image yang tidak cocok atau bahkan bertolakbelakang terhadap brand. Contohnya, perusahaan yang bergerak di bidang Pendidikan memilih seorang gamer influencer yang image-nya kasual.

Kontroversi Influencer

Salah satu faktor lain yang memengaruhi influencer marketing adalah kehidupan sang influencer. Berbeda dengan model dalam iklan, menggunakan influencer sebagai media promosi memiliki kesinambungan dengan kehidupan sang influencer tersebut. Karena itu, pengaruh gaya hidup dan sifat sang influencer perlu diperhatikan agar tidak merugikan brand di kemudian hari. Kontroversi merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari seorang influencer.

Pemaksaan Konten

Saat sebuah brand memutuskan untuk memilih seseorang untuk menjadi ambassador, maka penting bagi perusahaan untuk tahu cara yang tepat untuk mengoptimalkannya. Brand harus menyadari bahwa kunci dari influencer marketing adalah kejujuran dari sang influencer yang mampu disampaikan kepada para followers-nya dengan tulus.

[Baca jugaData Management Platform: KUNCI Efisiensi Periklanan Digital]

Setiap konten yang diantarkan oleh sang influencer harus mampu meyakinkan para followers bahwa ulasan dan promosi tersebut tidak dilebih-lebihkan. Dalam hal ini, brand perlu memberikan ruang bagi para influencer untuk berkreasi dengan tetap meninjau marketing value dari setiap konten yang dibuat oleh sang influencer.

Ekspektasi Brand dan Influencer

Brand juga harus menyadari bahwa influencer terbagi menjadi beberapa jenis, tergantung dari persona yang dimilikinya, profesi, serta bidangnya masing-masing. Ada empat pembagian jenis influencer, yaitu selebriti, kreator konten, buzzer, dan Ambassador.

Setiap jenis memiliki keunggulannya masing-masing. Brand harus menyesuaikan ekspektasi mereka agar tujuan pemasaran mampu tercapai. Misalnya, untuk menjangkau pemirsa yang lebih luas, memilih buzzer merupakan pilihan yang tepat. Namun, untuk urusan rekomendasi yang kuat, maka brand lebih baik untuk memilih selebriti sebagai influencer mereka.

Menemukan influencer dan menyusun setiap langkah untuk influencer marketing bukanlah hal yang sepele. Beberapa pertimbangan yang vital diperlukan saat perencanaan dan eksekusi influencer marketing. Dengan cara yang benar, maka sebuah brand  akan memetik hasil yang maksimal dalam memasarkan produk mereka. Dan itulah 4 kesalahan fatal yang harus dihindari dalam pemilihan influencer marketing. Ada tambahan hal lainnya?

[Image source: Freepik]