Editorial Juni 13, 2017

Studi Kasus: Kampanye BTPN Jenius dengan Telkomsel Digital Advertising

By : Bizinsight

Derasnya perkembangan digital telah menciptakan berbagai momentum yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku bisnis untuk merengkuh pasar baru. Indonesia sendiri kini tengah merasakan momentum kebangkitan dari industri financial technology atau lebih dikenal dengan fintech. Momentum tersebut mau tidak mau menuntut para pemain industri terkait untuk bisa beradaptasi dengan perubahan yang terjadi dan BTPN adalah salah satu di antaranya. Lewat aplikasi Jenius, BTPN coba memberikan jawaban atas kebutuhan layanan perbankan yang sesuai dengan kebutuhan di era digital.

Digital Content Specialist Jenius Cynthia Isabela menyampaikan bahwa pesatnya pertumbuhan digital saat ini telah menyentuh hampir semua aspek kehidupan masyarakat. Peran digital pun bisa ditemukan di berbagai sektor seperti transportasi, kuliner, kesehatan, hingga finansial.

“Di tengah arus informasi yang cepat dan kebutuhan masyarakat terus berkembang dan berubah, kami harus bisa beradaptasi dan berevolusi untuk memberikan layanan perbankan yang sesuai dengan kebutuhan tersebut. Di BTPN, kami melihat ini sebagai kesempatan untuk menciptakan suatu solusi perbankan yang mudah, cerdas, aman, yang tidak hanya sesuai dengan kebutuhan saat ini tetapi juga adaptif untuk kebutuhan di masa mendatang,” ujar Cynthia.

Cynthia melanjutkan bahwa BTPN pun sadar pesatnya perkembangan teknologi telah membentuk segmen pasar mass affluent yang didominasi oleh para digital savvy yang lebih membutuhkan layanan keuangan cerdas berbasis teknologi. Berangkat dari kebutuhan inilah BTPN mengembangkan Jenius, sebuah inovasi digital banking yang bertujuan membentuk kembali layanan bank di dunia digital.

Layanan Jenius sendiri menghadirkan proses digitalisasi perbankan yang dimulai sejak awal. Dengan Jenius, pengguna dapat melakukan pembukaan rekening, mengatur limit kartu, blokir dan buka blokir kartu, serta manajemen keuangan secara swalayan dengan menggunakan smartphone berbasis Android maupun iOS.

Kerja sama dengan Telkomsel

BTPN adalah salah satu pemain utama dunia perbankan Indonesia yang sudah hadir sejak 1958. Namun produk baru mereka, Jenius, masih seperti anak kecil yang baru lahir di tengah-tengah hiruk pikuk fintech yang sedang naik daun. Jadi BTPN perlu berteriak lebih keras untuk memperkenalkan anaknya, terutama untuk pasar baru yang didominasi oleh orang-orang yang melek teknologi.

Kebutuhan ini terjawab lewat kemitraan BTPN dengan Telkomsel, perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia dengan pelanggan yang mencapai lebih dari 165 juta dan jangakauan yang mencakup 95 persen wilayah Indonesia.

Cynthia mengatakan, “Kami melihat Telkomsel sebagai salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia dengan jangkauan luas dan menyeluruh. Karena itu, saat Jenius diluncurkan kami bekerja sama dengan Telkomsel untuk memberikan bonus paket data 5GB kepada setiap pengguna Jenius agar mereka memiliki customer experience untuk mengeksplorasi dan menggunakan aplikasi kami.”

Lewat kerja sama yang terjalin dengan Telkomsel, Cyntia menjelaskan bahwa BTPN Jenius menerima support yang positif dan respons yang baik. Penambahan paket 5GB sebagai rewards yang menjadi nilai tambah unik dalam kerja sama pun berhasil menjadi daya tarik bagi konsumen untuk mencoba dan mengeksplorasi aplikasi Jenius.

Hasilnya, dengan bantuan teknologi Big Data Telkomsel, kampanye untuk memperkenalkan aplikasi Jenius berhasil meperoleh 21.446 pengguna baru yang terekam mengunduh dan mendapatkan 5GB data rewards dari Telkomsel. Dari jumlah tersebut, 42 persen di antaranya pun kini adalah pengguna aktif. Ini adalah pencapaian bagus mengingat biasanya, pengguna aktif hanya mencapai 15-20 persen dari jumlah unduhan.

“Kami menerima support yang positif dan respon yang baik oleh pengguna Jenius. […] Selain itu, tim Telkomsel juga sangat membantu selama kerja sama berlangsung. Pencapaian yang didapat oleh Jenius tentunya tidak lepas dari peran yang diberikan Telkomsel. […] Kami menantikan [bisa] bekerja sama kembali bersama Telkomsel untuk menghadirkan customer experience terbaik bagi pengguna Jenius ke depannya,” ujar Cynthia.

Sebagai informasi, Indonesia saat ini tengah merasakan kebangkitan industri fintech. Berdasarkan data survei Asosiasi Fintech Indonesia, pertumbahan fintech di Indonesia pada tahun 2015-2016 silam mencapai 78 persen. Itu adalah angka pertumbuhan tertinggi bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya yang tidak mencapai 10 persen. Angka tersebut pun baru diperoleh dari para pemain startup di luar lembaga keuangan dan perusahaan telekomunikasi yang terjun ke fintech.

Tingginya pertumbuhan industri ini tentu menuntu para pemain industri keuangan untuk bisa berdaptasi agar tidak tertinggal dalam momentumnya. Langkah BTPN meluncurkan Jenius pun merupakan langkah yang tepat dan kerja sama yang dijalin dengan Telkomsel adalah langkah yang bijak. Kini, BTPN berhasil memperluas pasar mereka lewat Jenius yang sebagian besar didominasi oleh orang-orang yang sudah melek dengan teknologi.