September 9, 2019

Tips Menghadapi Kompetisi Industri Digital Advertising 2019

By : Bizinsight

Di era teknologi dan internet ini, industri advertising berevolusi secara masif. Persaingan berbagai jenis bisnis untuk menarik hati pelanggan kini berlangsung dengan sengit di dunia maya. Perusahaan berlomba-lomba menggaet pelanggan baru sekaligus mempertahankan pelanggan lama melalui digital advertising. Melihat potensi yang besar dalam industri digital advertising, bagaimana bisnis menentukan langkah agar tetap kompetitif dalam persaingan di pasar digital?

Melalui artikel ini, Bizinsight akan membagikan sejumlah tips untuk menghadapi kompetisi di industri digital advertising.

Tetap Kompetitif saat Hadapi Tantangan Pasar

Semua manfaat, potensi, dan perkembangan teknologi dapat membawa kerumitan yang menjadi pekerjaan rumah untuk setiap pihak. Industri digital advertising juga tak terbebas dari hal ini.

Cara terbaik untuk mengetahui bagaimana strategi digital advertising yang digunakan itu tepat atau tidak adalah dengan menetapkan tolok ukur. Tolok ukur ini harus dapat dibaca oleh para advertisers. Contohnya, ukuran impresi, tingkat keberhasilan konversi, hingga efisiensi pemasangan advertising di website atau platform tertentu.

[Baca juga: Teknologi 5G, Periklanan Digital, dan Revolusi Industri ke-4]

Selain isu strategi digital advertising, isu lain yang paling menantang bagi para digital marketer adalah terjadinya off-target/out-of-view audiences. Ini adalah istilah yang mengacu kepada seberapa besar persentase kegagalan sebuah campaign yang ditujukan untuk pangsa pasar tertentu. Isu ini kerap terjadi akibat kompleksitas digital advertising itu sendiri.

Bagi Anda yang masih meraba-meraba bagaimana relevansinya efektivitas campaign, laporan dari Nielsen Digital Ad Ratings ini bisa memberi sedikit gambaran. Dalam laporan ini disebutkan bahwa rata-rata 56 persen dari impresi  digital advertising seringkali tidak efektif karena isu off target audiences.

industri digital marketing

Sumber: Nielsen Digital Ad Ratings

Off-target audiences merupakan masalah umum yang kerap dihadapi oleh digital marketer. Namun, sebenarnya setiap strategi yang digunakan di industri digital advertising tidak akan menjadi sia-sia. Hal ini karena data yang dihasilkan akan membuahkan wawasan baru yang dapat dijadikan tolok ukur pengambilan keputusan di masa depan.

Untuk mengelola data dengan baik, kunci utama yang perlu dipegang adalah sebuah single source yang menempatkan tools dan set-data terintegrasi dengan satu source saja. Hal ini memungkinkan setiap evaluasi performa datang dari satu sumber dan tetap dapat dilihat dari berbagai sudut pandang, bergantung kepada variabel ukuran yang diaplikasikan.

Tentukan Ukuran Kesuksesan

Kita telah membicarakan tentang kecanggihan dari teknologi yang menghadirkan efektifitas dalam industri digital advertising, tantangan yang harus dihadapi, dan kunci bagi keberhasilan penerapan teknologi dalam pengelolaan digital advertising.

Satu faktor lagi yang tidak kalah penting untuk dipersiapkan oleh pada digital marketers adalah mendefinisikan ukuran kesuksesan dari sebuah campaign yang dilakukan. Ukuran tersebut akan menjadi tujuan utama sekaligus patokan saat advertising dijalankan.

[Baca juga: Tiga Perubahan yang Perlu Diperhatikan dalam Periklanan Digital]

Salah satu contoh nyata bagi ukuran tersebut adalah viewability atau visibilitas, dimana tolok ukur keberhasilan sebuah strategi advertising adalah mengetahui seberapa mudah advertising tersebut dilihat dan mendapat impresi. Selain visibilitas, ada juga ukuran fleksibilitas (besarnya cakupan sebuah advertising untuk menggapai target pasar) dan tresholds atau relativitas sebuah iklan.

Setiap variabel tolok ukur tersebut sangat bergantung pada tujuan atau gol dari advertiser. Maka dari itu, penting bagi digital advertises untuk yakin akan destinasi dan maksud dari sebuah advertising sebelum menjalankan advertising di dunia digital. Dengan adanya kesinambungan antara tujuan dan eksekusi, digital advertising akan membuahkan dampak yang signifikan bagi bisnis.