Strategy Content Marketing untuk Pemasaran yang Tepat Sasaran/Pexels by rawpixel
Mei 27, 2019

Strategi Content Marketing yang Penting Diketahui Agar Tepat Sasaran

By : Bizinsight

Strategi content marketing menjadi hal yang sangat penting dalam dunia bisnis modern saat ini. Menurut Content Marketing Institute (CMI), content marketing merupakan pendekatan pemasaran digital yang lebih fokus pada pembuatan dan pendistribusian konten yang berkualitas, relevan, dan konsisten untuk menarik target dengan tujuan akhir menghasilkan keuntungan bagi sebuah bisnis.

Content marketing mampu menciptakan hubungan yang kuat dengan target pasar. Melalui konten, bisa terbentuk komunikasi antara bisnis dan pasar. Lebih dari itu, content marketing bahkan dapat menciptakan brand awareness, memperluas target pasar, memengaruhi penjualan hingga membangun loyalty.

Untuk menarik perhatian pasar, content marketing harus dibuat semenarik mungkin dan menggunakan strategi. Berikut ini 5 strategi content marketing yang penting diketahui agar sampai tepat ke sasaran!

1. Menentukan Tujuan Content Marketing

Sebelum Anda membuat sebuah content marketing, tetapkan terlebih dahulu apa tujuan marketing Anda. Tujuan marketing pada dasarnya untuk mendatangkan visitor, meningkatkan kepercayaan target pasar, hingga meningkatkan penjualan.

Dengan menetapkan tujuan Anda sebelumnya, Anda dapat lebih fokus terhadap bentuk content marketing yang akan dibuat. Strategi content marketing yang satu ini menjadi langkah awal kesuksesan bisnis Anda dan harus dilakukan secara berkala dan bertahap.

2. Mengenali Target Pasar

Mengenali target pasar merupakan strategi content marketing yang tidak mungkin Anda lewatkan. Anda perlu mengetahui seperti apa target pasar Anda untuk dapat membuat content marketing yang tepat sasaran. Setidaknya, Anda perlu tahu apa yang mereka butuhkan, data diri seperti jenis kelamin, usia, domisili, pendidikan, pekerjaan, hobi hingga karakterisrik target pasar Anda. Dengan mengetahui itu semua, Anda menjadi lebih mudah membuat content marketing.

Anda dapat mulai mengumpulkan informasi di atas melalui data-data pembeli Anda sebelumnya dan juga mengumpulkan data calon target pasar melalui media sosial seperti Facebook Audience Insights, Twitter Analytics, atau Insight Instagram.

3. Membuat Perencanaan Content Marketing

Setelah mengetahui siapa target pasar Anda, perencanaan content marketing akan menjadi lebih mudah dibuat. Apakah Anda akan membuat konten berupa pengenalan produk, content branding atau langsung ke konten penjualan. Sebaiknya, Anda juga membuat schedule post dari setiap kategori konten sehingga target pasar Anda tidak akan menerima kategori konten yang sama terus menerus.

Umumnya, bentuk content marketing yang paling tepat untuk pengenalan produk berupa artikel blog, video, dan pos media sosial. Namun, ada beberapa jenis content marketing pendukung lainnya berupa infografis, webinar, template, podcast, hingga eBook.

[Baca juga: Bagaimana Merancang Strategi Marketing di Medsos dengan S.M.A.R.T.?]

4. Cari Topik Konten yang Menarik

Strategi content marketing ke-4 adalah mencari topik content maketing yang menarik, relevan, dan pasti dicari oleh target pasar Anda. Sangat disarankan untuk selalu update informasi terkini seputar bisnis Anda dan topik yang sedang hangat. Anda dapat menggunakan bantuan tools seperti Google Trends hingga BuzzSumo untuk mencari topik content marketing.

Jangan lupa untuk gunakan kesempatan membuat campaign di hari-hari besar tertentu. Anda dapat mengadakan campaign berupa giveaway atau hal-hal yang berhadiah. Setelah content marketing yang dibuat selesai, pastikan Anda mempromosikan dan mendistribusikannya melalui website, media sosial, email, dan media promosi lain agar semakin banyak peluang target pasar yang didapatkan.

[Baca Juga: Pentingnya Data-Driven Marketing untuk Pemasaran yang Lebih Efisien]

5. Evaluasi Content Marketing

Setelah ke-4 strategi di atas telah Anda lakukan dengan baik, Anda perlu mengevaluasi content marketing yang dibuat. Anda dapat mengukur seberapa berhasil performa content marketing melalui tolak ukur seperti jumlah visitor, jumlah share ke media sosial, pertambahan jumlah followers atau subscriber hingga jumlah pembeli. Anda bisa mengetahui perihal ini melalui Google Analytics.

Untuk mendapatkan hasil terbaik, tentunya Anda juga perlu mengujikan waktu post/upload dari content marketing. Semua memang perlu percobaan dan research terlebih dahulu serta evaluasi secara berkala untuk dapat membuat content marketing yang baik.

Itulah 5 strategi content marketing yang penting diketahui agar tepat sasaran. Apakah Anda sudah menerapkannya ke dalam bisnis? Atau Anda memiliki strategi yang lainnya? Yuk bagikan strategi jitu lainnya di kolom komentar!